Baja Terbuat dari Beberapa Bahan Ini, Simak Proses Pembuatannya

Baja adalah salah satu bahan bangunan yang cukup banyak digunakan. Misalnya saja baja bisa kita manfaatkan untuk membangun gedung tinggi, membuat kendaraan, produk rumah tangga, dan lainnya.

Material tersebut sangat kuat dan tentunya bagus banget untuk Anda gunakan. Namun pertanyaannya, baja terbuat dari apa sih? Mengapa baja bisa sekuat itu untuk membuat berbagai produk? Lebih detailnya kami telah merangkum informasinya di artikel ini.

Baja Terbuat dari Beberapa Bahan

Tidak bisa kita pungkiri bahwa baja baja menjadi material yang sangat kuat di muka bumi ini. Bahan ini bagus sekali untuk berbagai produk karena memiliki ketahanan yang sangat bagus.

Secara umum baja terbuat dari campuran bahan besi murni, karbon, dan unsur lain yang membuatnya jadi lebih kokoh. Besi murni umumnya akan memiliki sifat yang lembek dan mudah berkarat.

Sehingga perlu penambahan unsur lain agar bisa menjadi lebih kuat. Besi tersebut kemudian dicampur dengan unsur karbon agar memiliki kekerasan dan kekuatan pada material baja.

Kemudian ada juga campuran unsur lain seperti mangan, fosfor, sulfur, silikon dalam jumlah kecil untuk mempengaruhi karakteristik baja. Lalu baja juga akan dicampur dengan nikel, titanium, kromium dan unsur lainnya agar dapat menghasilkan baja dengan sifat khusus.

Dengan adanya perpaduan komponen seperti inilah, maka baja menjadi lebih kuat dan jauh lebih kokoh. Kemudian baja yang kuat kokoh tersebut bisa kita manfaatkan untuk berbagai kebutuhan seperti bahan bangunan dan produk lainnya.

Proses Pembuatan Baja Mulai dari Bijih Hingga Logam Kuat

Umumnya pembuatan baja bermula dari bijih besi, yang ditemukan dalam tambang di seluruh dunia. Nantinya bijih ini akan diproses lagi secara kompleks untuk menghasilkan logam baru bernama baja. Lebih detailnya proses tersebut telah kami rangkum di bawah ini.

Tahap 1: Penambangan dan Penggalian

Pertama tentu merupakan tahap menambangan bijih besi murni di tambang. Umumnya proses ini akan mengeruk tanah yang memiliki kandungan bijih besi. Ketika di suatu daerah atau tempat terdapat bijih besi, maka material tersebut akan ditambang. Dalam proses penambangan ini umumnya akan menggunakan teknologi canggih.

Tahap 2: Pengolahan Bijih Besi

Setelah bijih besi telah kita dapatkan, langkah berikutnya adalah mengolahnya menjadi bahan mentah. Dalam tahap ini bijih besi akan dihancurkan dan dicuci lagi agar kotoran dan mineral lainnya dapat terpisah. Sehingga nantinya akan tersisa bahan mentah besi murni untuk pembuatan baja.

Tahap 3: Pemurnian dan Peleburan

Selanjutnya, bahan mentah bijih besi kemudian dimasukkan ke dalam tungku peleburan. Proses ini akan memisahkan logam besi dengan kotoran menggunakan suhu yang sangat tinggi. Selain itu, dari proses ini nantinya akan tercipta baja yang lebih murni dan kuat untuk keperluan bangunan.

Tahap 4: Pencampuran dan Pengecoran

Terakhir ada tahap pencampuran dan pengecoran. Pada tahap ini bahan baja mentah murni akan dicampur dengan karbon dan mineral lainnya dalam tungku yang sangat panas. Proses ini akan menghasilkan sifat baja dengan kekuatan, elastisitas, dan ketahanan yang baik. Setelah itu baja cair kemudian dicor ke dalam cetakan untuk membentuk bentuk akhirnya, seperti balok, plat, atau tabung.

Sifat-sifat Baja yang Membuatnya Begitu Berharga

Ketimbang besi biasa, baja jauh lebih baik karena memiliki banyak sekali sifat yang bagus. Baja memang memiliki sifat-sifat yang membuatnya sangat berharga dalam berbagai aplikasi. Kami telah merangkum beberapa sifat baja yang sangat bagus dan penting, antara lain:

1. Kekuatan dan Ketahanan

Seperti yang kita tahu, material baja menjadi logam paling kuat di dunia dan memiliki ketahanan yang cukup bagus. Karena kekuatan dan ketahanannya, material baja lebih banyak dimanfaatkan untuk kebutuhan bangunan. Misalnya saja seperti pembuatan kerangka, dan lainnya. Karena baja ini mampu bertahan terhadap tekanan maupun beban yang berat.

2. Kelenturan dan Dapat Dibentuk

Tak hanya kuat, baja juga memiliki sifat lentur yang cukup bagus sekali. Kelenturan baja ini mampu membuatnya dibentuk menjadi berbagai bahan peralatan. Misalnya seperti untuk rangka dan body kendaraan, bahan material rumah tangga, dan lain sebagainya.

3. Ketahanan Terhadap Korosi

Dari segi ketahanan terhadap karat maupun korosi, baja tentu jauh lebih bagus. Mengingat material ini juga memiliki perlindungan terhadap korosi yang membuatnya tahan lama. Baja tidak akan mudah terkena karat maupun korosi, sehingga tetap memberikan keamanan maupun ketahanan secara maksimal.

Kesimpulan

Sekarang Anda sudah paham kan, baja terbuat dari campuran bahan apa saja? Anda juga tahu proses pembuatan material baja seperti apa. Apalagi baja juga bisa kita manfaatkan untuk berbagai produk, salah satunya sebagai pintu baja.

Anda bisa mencoba produk pintu baja Fortress yang memiliki tampilan modern minimalis. Produk ini memungkinkan Anda untuk mendapatkan rasa aman di rumah yang luar biasa. Pintu Fortress sangat kuat memberikan keamanan yang luar biasa untuk keluarga Anda.

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *